pendidikan kesenian untuk anak

Kamis, 25 September 2014

NAMA : GIGIN GINANJAR PRODI : PGMI SEMESTER :VIIC MATAKULIAH : PENDIDIKAN KESENIAN DOSEN : Drs. AAN KUSDIANA, M.Pd PENDIDIKAN SENI UNTUK ANAK Seni untuk anak-anak berbeda dengan seni untuk orang dewasa karena karakter fisik maupun mentalnya berbeda. Hal ini penting diperhatikan khususnya dalam melakukan penilaian karya anak didik, supaya hasil kreasi anak tidak diukur menurut selera dan kriteria keindahan orang dewasa. Fungsi seni dalam pendidikan berbeda dengan fungsi seni dalam kerja profesional. Seni untuk pendidikan difungsikan sebagai media untuk memenuhi fungsi perkembangan anak, baik fisik maupun mental. Sedang seni dalam kerja profesional difungsikan untuk meningkatkan kemampuan bidang keahliannya secara professional. Pendidikan seni bisa beragam bentuknya, seperti seni musik, seni rupa, seni tari, drama, dsb. Masing-masing dari seni tersebut mengajarkan ketrampilan yang berbeda sesuai bakat anak. Namun tujuannya tetaplah sama yaitu merangsang saraf motorik anak untuk berkreasi tanpa batas, membentuk pola pikir kreatif, serta memberikan keterampilan seni yang sangat berperan dalam kehidupannya. Pengembangan keterampilan seni bisa dilakukan dengan banyak cara, seperti pendidikan seni dalam organisasi formal atau informal, penanaman nilai-nilai seni oleh para orang tua atau bakat spontan yang terkadang membuat pendidikan seni menjadi lebih mudah diserap. Pendidikan seni anak dikemas lebih menarik dan sesuai dengan pola pikir anak seusianya. Pemberian materinya lebih santai dan tidak menuntut aak untuk selalu menghasilkan karya yang baik. Pengajar seni hanya bertugas untuk mengomentari dan memberikan masukan yang konstruktif demi meningkatkan kemampuan seninya. Pemberian masukan juga harus menggunakan bahasa yang mudah diterima oleh otak anak seusianya. Dalam pemberian materi seni, anak harus dibuat sebisa mungkin merasa nyaman dan membentuk pola pikir anak bahwa seni itu indah, menyenangkan dan bermanfaat bagi dirinya kelak. Pandangan anak terhadap seni masih semu dan sangat sederhana. Oleh karena itu, pengajar seni harus mampu mengkomplekskan pola pikirnya tentang seni yang beragam. Seni bukan lagi menjadi pengembangan diri sampingan tetapi sudah menjadi pendidikan fundamental pendukung kesuksesan seseorang, karena dalam kehidupan bermasyarakat keterampilan selalu diperhatikan. Dengan kemajuan teknologi medis selama dekade terakhir, pemahaman akan pertumbuhan dan perkembangan otak anak terus dikembangkan. Memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menjadi kreatif saat bermain adalah landasan praktek yang sesuai dengan tahapan perkembangan. Seni adalah sebuah jalan untuk membimbing anak-anak muda ke arah kreativitas dan perkembangan otak yang sehat. Bereksperimen dengan media seni, menawarkan otak anak muda kesempatan untuk memperkuat jalur saraf, yang menghasilkan sesuatu kemampuan di bidang kreativitas, imajinasi, integrasi sensorik dan motorik halus. Kemampuan anak untuk bercerita atau menggambarkan suatu hal, dapat meningkatkan kemampuan bahasa dan perkembangan emosi sosial mereka. Melalui pendidikan seni usia dini, anak-anak yang diberikan kesempatan untuk belajar dan terlibat dalam seni tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman akan seni, tapi juga manfaat di bidang bahasa, keterampilan, kesiapan prasekolah, apresiasi musik, percaya diri dan pemahaman akan dirinya sendiri. Karena pekerjaan utama seorang anak adalah bermain, maka memberikan anak-anak kesempatan untuk belajar dengan konsep yang sesuai dengan usia dan tahapan perkembangannya.

pramuka SD Negeri 3 Sukajadi

Senin, 22 September 2014

GARA GARA KURIKULUM 2013 EKSTRA KURIKULER PRAMUKA SEMAKIN GEBYAR DI LAKSANAKAN DI SD NEGERI 3 SUKAJADI Penulis Gin Gin ginanjar Sebelum adanya kurikulum 2013 kegiatan ekstra kurikuler pramuka seolah paremen obor, di beberapa sekolah dasar di kwaran sadananya pramuka sangat asing di telinga para siswa,jangankan murid-muridnya para guru pun seolah tidak peduli terhadap pramuka, melihat beberapa tahun kebelakang ini jarang dilaksanakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kepramukaan. Di sekolah dasar negeri 3 sukajadi pramuka sangat di sukai dan di senangi baik oleh siswa maupun guru karena dalam kegiatan pramuka tidak hanya melatih kedisiplinan,kemandirian siswa akan tetapi permainan permainan nya yang begitu menarik dan menyenangkan sehingga para siswa antusias untuk melaksanakan kegiatan pramuka. Kurikulum2013 menjadikan ekstra kurikuler pramuka wajib ,ini sesuai dengan permendikbud no 81A, sehingga semua personil SD Negeri 3 Sukajadi semakin kompak saja hampir semua guru ikut melaksanakan kegiatan pramuka, diantaranya: ,Kikah Mulya,S.Pd , Tati Herdiati, Eka Komiyati, Hj.Mimin Karmini, dkk. Diantara siswa yang banyak: Riyan Nuryana,adi ridwan,Revando dan rizal fauzi ,dll mereka lah yang paling rajin mengikuti ekstra pramuka .